Segala aspek dalam kehidupan ini pasti perlu adanya pengelolaan. Pengelolaan yang baik dan benar akan menghasilkan sesuatu hal yang terbaik, yang tentunya membawa kemudahan dalam kehidupan kita. Salah satu aspek yang perlu pengelolaan yaitu pengelolaan dalam memanajemen keuangan keluarga. Karena mengelola keuangan keluarga ini sangat penting dan tentunya gampang-gampang susah, apalagi besar kecilnya gaji setiap anggota keluarga seringkali berpengaruh.
Lantas apa yang harus dilakukan untuk mengatur atau mengelola keuangan keluarga kita? Berikut adalah cara-caranya :
1. Menyusun rencana anggaran pendapatan dan keuangan keluarga
Mengapa demikian? karena suatu perencanaan yang baik akan menentukan kesuksesan di masa yang akan datang. Dalam hal ini, kita dapat menyusun anggaran keuangan keluarga mulai dari kebutuhan anggaran harian, masa depan, kebutuhan mendadak, dan penghasilan sampingan serta kita juga harus memiliki rencana alerlatif jika dikemudian hari terjadi hambatan.
Rencana anggaran dapat dilakukan juga secara tertulis dengan membagi daftar pengeluaran menjadi dua, yaitu :
- Kebutuhan Primer, seperti kebutuhan akan makanan, biaya transportasi, tagihan listrik, air, telepon, cicilan rumah, motor serta mobil dan lain sebagainya.
- Kebutuhan Tersier, seperti kebutuhan akan keinginan untuk shopping pakaian, traveling, hingga hangout dengan teman atau rekan kerja.
Dengan hal itu kita dapat membiasakan diri untuk mematuhi anggaran keuangan keluarga kita.
2. Membuat kesepakatan mengenai rincian penghasilan dan pengeluaran keluarga
Langkah ini dilakukan setelah menyusun keuangan keluarga dengan cara membuat rincian-rincian rencana anggaran keuangan keluarga misal seperti berikut :
- Membuat persentase untuk setiap pengeluaran. Hal ini ditujukan untuk mengetahui seberapa besar pembagian dari tiap rencana anggaran untuk kebutuhan kita, misal dalam 100% gaji keluarga kita bagi dalam untuk kebutuhan harian, kebutuhan investasi, masa depan, dan kebutuhan mendadak.
- Buatlah rincian mengenai kapan waktu yang tepat untuk menjalankan rencana keuangan keluarga.
- Buatlah rincian program dan usaha sekunder. Hal ini dilakukan untuk mengetahui apabila kita berencana memiliki usaha diluar gaji pokok. Misal memiliki usaha sampingan seperti berjualan atau sebagainya. Sehingga kita perlu tahu bagaimana mekanisme dalam menjalankan bisnis tersebut.
3. Melaksanakan rencana dan kesepatakan yang telah dibuat
Tentunya setelah dibuat perencanaan kita perlu melaksanakan semua rencana yang telah dibuat rinciannya tersebut. Dalam pelaksanaannya kita harus konsisten dalam menjalankan kesepakatan yang telah dibuat. Adapun apabila memiliki kendala, konsultasikanlah pada seseorang yang lebih mengerti dengan masalah manajemen keuangan.
4. Melaksanakan evaluasi terhadap rencana keuangan keluarga
Hal ini bisa dijadikan salah satu tolak ukur keberhasilan dalam manajemen keuangan keluarga, karena dengan adanya evaluasi yang tepat untuk mengukur sejauh mana target yang direncanakan telah tercapai. Lakukanlah analisa dan cari penyebabnya apabila masih ada rencana atau target yang belum tercapai.
Sumber dan referensi :
1. https://abiummi.com/menjadi-istri-cerdas-dalam-manajemen-keuangan-keluarga/
2. https://www.finansialku.com/cara-mengelola-keuangan-keluarga-yang-baik/
3. https://www.cermati.com/artikel/12-cara-atur-keuangan-rumah-tangga-dengan-gaji-kecil













